Beranda Sinopsis Sinopsis Different Dreams Episode 5-6 Part 2 Drama Korea

Sinopsis Different Dreams Episode 5-6 Part 2 Drama Korea

Sinopsis Different Dreams Episode 17-18 Drama Korea
Sinopsis Different Dreams

Topnes.net – Sinopsis Different Dreams Episode 5-6 Part 2 Drama Korea, Fukuda menuju mobilnya. Seorang wanita memukulnya tanpa terduga. Meskipun wanita itu menutupi setengah wajahnya dengan syal, tetapi kita bisa melihat dengan jelas, wanita itu adalah Young Sung.

Fukuda pada mulanya biasa-biasa saja. Tetapi ketika dia melihat pesan itu tersembunyi di sakunya, dia terkejut. Fukuda membaca pesan Young Sung.

Lee Young Jin diculik oleh Cheongbang dan sekarang di Hotel Geumsang. Ini adalah suara dari pesan Fukuda. Fukuda terkejut dan menatap Young Sung, yang bergegas keluar.

Melihat itu, anak buah Fukuda tanya, ada apa. Fukuda tanya, apa itu Cheongbang. Won Bong pun sudah tiba di depan Hotel Geumsang. Ia bersiap menyelamatkan Young Jin.

Fukuda dan anak buahnya sekarang bepergian. Fukuda tampak serius ketika mendengarkan cerita bawahannya tentang Cheongbang.

So Min menyajikan teh untuk Young Jin. Young Jin bertanya mengapa Cheongbang menculik dokter biasa seperti dia. Telepon di kamar berdering. Jadi Min bergegas menjawab. Dia kaget.

Sinopsis Different Dreams

Selesai bicara di telepon, ia memberitahu Young Jin kalau ada yang datang untuk menyelamatkan Young Jin.

Young Jin pun langsung kepikiran Fukuda. Ia fikir, Fukuda lah yang datang untuk menyelamatkannya.

Fukuda dan anak buahnya tiba di Hotel Geumsang. Fukuda mau masuk, tapi anak buahnya menyuruh ia menunggu diluar.

Won Bong menuju ruangan tempat Young Jin disekap. Ia berkelahi dengan setiap anak buah Wol Sung yang dijumpainya.

Young Jin dan So Min mendengar suara ribut2. So Min langsung mengambil pistolnya. Young Jin kaget, untuk apa pistol itu?

So Min mengarahkan pistolnya ke pintu. Young Jin berdiri. Ia mendekati So Min, tapi So Min menyuruhnya mundur karena berbahaya.

Tak mau Fukuda terluka, Young Jin pun dengan gerakan cepat, berhasil merebut pistol dari tangan So Min.

Young Jin kemudian bergerak keluar sembari mengarahkan pistolnya ke depan. Tak lama kemudian, ia menemukan anak buah Wol Sung sudah jatuh dihajar Won Bong.

Young Jin kaget melihat Won Bong. Won Bong berusaha berjalan, tapi ia terjatuh. Kepalanya terluka parah.

Melihat Young Jin, Won Bong berusaha berdiri tegak. Young Jin mengarahkan pistol pada Won Bong. Lalu ia menarik pelatuknya. Letusan terdengar. Tapi peluru yang ditumpahkan Young Jin, mengenai anak buah Wol Sung yang berdiri di belakang Won Bong.

Won Bong terkejut Young Jin menembak anak buah Wol Sung. Sementara Young Jin syok.

Young Jin yang syok, tanya ke Won Bong, apa pria itu tewas. Won Bong bergegas memeriksanya dan mengatakan, pria itu masih hidup.

Young Jin lega. Lalu, ia terduduk lemas bersama dengan Won Bong. So Min kemudian datang. Ia berkata, bahwa Wol Sung ingin bertemu mereka berdua.

So Min lalu bilang, di depan hotel, ada jaksa Jepang. Sontak, Young Jin kaget Fukuda datang. So Min kemudian pergi.

Won Bong berdiri. Ia berjalan ke arah Young Jin. Won Bong lalu merebut pistol itu dari tangan Young Jin.

So Min dan beberapa anak buahnya menemui Fukuda. Ia menyuruh Fukuda pergi.

Young Jin dan Won Bong dibawa menuju ke tempat Wol Sung dengan mobil. Sepanjang perjalanan, Won Bong terus menatap Young Jin dan bertanya-tanya, kenapa Young Jin tidak asing dengan pistol.

Young Jin kesal dan menatap Won Bong.

Oda bicara di telepon, dengan konsulatnya di Shanghai. Ia berkata, bahwa Young Jin tidak ada hubungnnya dengan Biro Urusan Pengadilan.

Hiroshi berdiri menghadap jendela, mendengarkan pembicaraan Oda.

Usai bicara dengan konsulatnya, Oda menjelaskan ke Hiroshi kalau Cheongbang membuntuti Fukuda dan melihat Fukuda bertemu Young Jin. Hiroshi pun berniat ke Shanghai. Ia bilang, harus tahu apa yang terjadi disana karena Young Jin bisa saja dalam keadaan bahaya sekarang.

Hiroshi marah, cukup!

Hiroshi beranjak pergi.

Oda mengambil cangkir tehnya dan tersenyum licik ke arah Hiroshi.

Won Bong dan Young Jin dibawa anak buah Wol Sung ke sebuah gudang.

Disana, Jin Soo sudah menunggu. Won Bong dan Young Jin didudukkan di dua kursi yang sudah mereka siapkan. Jin Soo menatap Won Bong dan Young Jin secara bergantian.

Tak lama kemudian, Wol Sung datang, bersama anak buahnya yang lain.

Wol Sung lalu tanya, apa Won Bong tahu siapa ayah Young Jin.

Won Bong lalu dibawa ke ruangan lain oleh anak buah Wol Sung.

Young Sung sedang memasak di dapur, saat ia curiga ada seseorang yang menyelinap ke penginapannya. Young Sung mengambil pisau dan bergerak perlahan menuju pintu.

Tak lama, dua pria masuk. Young Sung berhasil melumpuhkan dua pria itu. Tapi saat ia berlari keluar, ia ditodong senjata oleh beberapa anak buah Wol Sung yang berdiri mengelilinginya.

Ada So Min juga disana. So Min tersenyum licik menatap Young Sung. So Min lalu membawa Young Sung ke hadapan Young Jin.

Young Jin awalnya gak tahu itu Young Sung karena Young Sung dibawa dengan kepala tertutup. Tapi saat mendengar suara Young Sung, Young Jin langsung tahu.

Jin Soo tanya ke Young Sung, siapa yang menyuruh Young Sung. Young tidak mengaku. Kesal, anak buah Wol Sung mencekik Young Sung.

Young Sung pun kembali dicekik.

Sementara di lantai atas, Wol Sung memberitahu Won Bong siapa Young Sung.

Jin Soo mengungkap siapa Young Sung di depan Young Jin.

Young Jin syok. Sementara itu, Young Sung masih membantah.

Anak buah Wol Sung yang lain datang, memberitahu Jin Soo perintah Wol Sung.

Jin Soo pun mengeluarkan pistol dan mengarahkannnya ke kepala Young Sung. Young Sung tertawa keras. Jin Soo pun menembak kepala Young Sung.

Mendengar suara letusan, Won Bong marah. Wol Sung penasaran, kenapa Won Bong mati2an membela Young Jin.

Wol Sung pun berkata, yang ditembaknya bukan Young Jin.

Wol Sung lalu menuangkan teh ke cangkir dan memberikannya pada Won Bong.

Wol Sung kaget, apa?

Won Bong : Silakan sebut itu kesepakatan atau permohonan semaumu.

Wol Sung : Apa yang akan kau berikan padaku sebagai balasannya?

Won Bong tiba tiba mengangkat tangannya. Ia menghitung mundur.

Dan ketika hitungannya selesai, sebuah tembakan meletus, mengenai cangkir teh Wol Sung.

Wol Sung sontak kaget dan menatap Won Bong. Won Bong menatap Wol Sung dengan tatapan kesal.

Selanjutnya di Sinopsis Different Dreams Episode 7-8 Drama Korea Part 1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

sixteen + 8 =