Beranda Sinopsis Sinopsis Voice 3 Episode 2 Drama Korea

Sinopsis Voice 3 Episode 2 Drama Korea

Sinopsis Voice 3 Episode 8 Serial Drama Korea
Drama Korea Voice 3
Topnes.net Sinopsis Voice 3 Episode 2 Drama Korea, dicerita sebelumnya Suzuki akhirnya berhasil menemukan Se Young. Ia menyeret Se Young, Kwon Joo mendengarnya. Kwon Joo yakin pasti salah satu dari ryokan ini, tiba-tiba kupingnya berdengung lagi.

Lanjut di Episode 2, Suzuki berhasil menemukan Se Young. Ia mendekati Se Young lalu menyeretnya. Kwon Joo mendengar Se Young yang diseret dan berteriak.

Kang Woo keluar dari mobil dan mengatakan kalau itu suara dari shishi odoshi. Ryokan milik pembunuh itu pasti punya pancuran air jepang, shishi odoshi.

Kwon Joo memberitahu Joong Ki kalau kita punya petunjuk. Mereka segera pergi. Pemilik penginapan menelepon untuk mengajukan keluhan.

Se Young diseret oleh Suzuki. Joong Ki dan lainnya menghampiri Kwon Joo. Kang Woo menjelaskan shishi odoshi adalah pancuran air jepang.

Polisi mengatakan ada tujuh bangunan yang memiliki kolam. Kang Woo mengatakan karena waktu sempit cari sesuai arahannya.

Se Young terikat dan mulutnya di lakban. Ia melihat sekitar ada temannya dan keluarga Suzuki. Suzuki datang, ia mengatakan gara-gara kamu situasi jadi merepotkan.

Mereka mulai menggeledah ryoka, namun tidak berhasil menemukan apa pun. Tiba-tiba Sakarai Ryoji dan timnya datang menghampiri mereka. Sakarai Ryoji mengatakan kalau ini benar-benar gila.

Kang Woo mengatakan dari satu telepon saja, seharusnya kamu tahu mana yang iseng atau bukan. Jika kamu memang detektif, harusnya itu jelas bukan. Sakurai Ryoji mengatakan lihat siapa ini.

Eun Soo mempertanyakan Seo Yool katamu Desa Pemandian Air Panas Atando tekenal bukan. ia meminta agar menelusurinya di internet. Seo Yool mengatakan ini peta desanya enam tahun lalu.

Pada tahun 2013, ada dua ryokan bernama, “Morinoiae.” Namun di sini ia merasa nama ryokan dan pemiliknya sudah berganti. Eun Soo mengatakan kini namanya, “Shishiodoshi.”

Eun Soo melaporkan kepada Kwon Joo kalau kami menemukan hal aneh. Di internet kami menemukan ryokan Morinoiae sudah berganti menjadi Shishiodoshi.

Kang Woo mengatakan kepada polisi kalau ia ingin melihat informasi mengenai pemilik ryokan. Polisi mengatakan soal itu. Kang Woo merebut berkas yang dibawa polisi. Polisi mengatakan namanya Takahiro Kenichi.

Tiba-tiba Sakarai Ryoji menghampiri mereka. Ia berkomentar tanpa prosedur yang tepat itu namanya masuk tanpa izin. Kwon Joo mengatakan jika korban dibunuh, apa tindakan kalian.

Ibu Se Young tidak bisa menghubungi putrinya. Ia mempertanyakan kenapa ponselnya dimatikan. Ia lalu menghubungi Seo Yool. Seo Yool mengangkat telepon dari bibinya.

Kwon Joo dan lainnya sampai di ryoka tempat Se Young disekap. Terlihat ada CCTV di luar. Takahiro Kenichi melihat dari ruang Se Young disekap kalau ada orang yang masuk ke ryokanya. Ia segera pergi dari ruangan itu.

Suzuki membuka pintu, polisi mengatakan kalau seorang turis dari korea melapor kalau dia terancam di bunuh. Lokasinya tidak jelas jadi kami berpatroli. Takahiro Kenichi mengatakan bagaimana itu bisa terjadi.

Mereka masuk berkeliling ryokan tersebut. Takahiro Kenichi menyembunyikan salah satu kameranya. Mereka tidak menemukan apa pun. Kang Woo dan Kwon Joo menghampiri Takahiro Kenichi.

Sakarai Ryoji dan laiinya datang ke ryokan tersebut. Sakarai Ryoji berkomentar bukannya mencari gadis itu, kalian malah mengobrol. Cepat bawa gadis itu ke hadapanku, jika memang ada.

Kwon Joo mengatakan kepada Kang Woo kalau foto keluarga yang disebutkan Se Young tidak terlihat. Kwon Joo melihat ke taman dan ada pancuran air.

Sakarai Ryoji memanggil Tim Golden Time. Namun Kang Woo sengaja membuat keributan dengan Joong Ki dan Gwang Soo. Kwon Joo menenangkan mereka. Akhirnya Sakarai Ryoji dan lainnya pergi.

Joong Ki mengatakan ayo kita pergi. Kang Woo mengatakan pergi ke mana, ini baru permulaan. Joong Ki mengatakan permulaan apa. Kwon Joo mengatakan kalau Kang Woo tadi menghasut kalian agar mereka lengah.

Seo Yool mengatakan kalau ia memeriksa persyaratan Happy House. Katanya butuh nomor izin usaha untuk mengunggah iklan.

Se Young teringat ia menyimpan hpnya di saku. Tiba-tiba ibu Mari membuka matanya dan memanggil anaknya Mari. Namun ia melihat kalau anaknya sudah terkapar.

Seo Yool mengatakan kepada Eun Soo kalau ia merasa dia memakai nama palsu. Nomor surat izin usahanya milik Suzuki Kenichi. Semua data terhubung dengan itu. Eun Soo mempertanyakan sudah menyelidiki Suzuki Kenichi. Seo Yool mengiyakan, dia berbahaya.

Eun Soo mengatakan kepada Kwon Joo kalau nama asli Takahiro adalah Suzuki Kenichi. Nama Koreanya Kim Geon Il. Lima tahun lalu sebelum kematiannya istrinya Suzuki Sora melaporkan kekerasan rumah tangga berkali-kali. Namun semua laporannya selalu dicabut.

Seo Yool mengatakan dari cara memakai aplikasinya, dia memakai metode yang sama untuk menipu di Hotel Momi Love. Eun Soo mengatakan selain itu ada seminar mengenai Sindrom Reset.

Kang Woo mengatakan dia memilih targetnya sambil mengelola ryokan ini. dia berencana mereset keluarganya dan merekamnya. Kwon Joo mendapat telepon dari Se Young.

Tiba-tiba Suzuki datang, ia bersiap merekam. Ia melihat ponsel di dekat Se Young. Ia memukul Se Young. Kwon Joo mengatakan kalau harus segera bergegas.

Suzuki akan memukuli ibu Mari, namun ia mengatakan membunuh anak ini lebih dahulu, pasti akan lebih menyiksamu.

Kang Woo dan laiinnya segera menyisir tempat itu lagi. Kwon Joo naik ke atas, ia berusaha mengingat saat di telepon Se Young tadi.

Kwon Joo mencoba menghubungi Kang Woo, namun ia diseret oleh Suzuki. Kang Woo memanggil Kwon Joo. Mereka segera berlari.

Kang Woo meihat ada pintu tersembunyi terbuka. Suzuki membawa palu dan mengatakan kamu sendiri yang mendekati maut. Kang Woo datang dan mendendang Suzuki.

Gwang Soo datang menghampiri Kwon Joo. Ia memeriksa Mi Ae, ternyata masih bernapas. Kwon Joo mempertanyakan kepada Se Young kamu bisa bangun. Gwang Soo mengatakan ibu Mari juga msih hidup.

Suzuki terus berlari sampai masuk ke dalam hutan, Kang Woo dan Joong Ki terus mengejarnya. Kang Woo mengatakan kepada Joong Ki mari berpencar. Akhirnya Kang Woo berhasil menangkap Suzuki.

Suzuki mengatakan entah apa yang ingin kamu tahu, tapi kamu tidak akan mendapatkan informasi dariku. Ia meludahi dan memukul Kang Woo.

Kang Woo memukuli Suzuki. Kang Woo mengatakan dasar gila, tombol reset itu tidak nyata. Kepedihan yang kamu rasakan itulah yang nyata. Katakan tentang saluran rahasia itu sekarang juga.

Kang Woo melempar Suzuki, Suzuki tertawa. Tiba-tiba amarah Kang Woo memuncak. Ia membuka jaketnya dan melingkarkan ke leher Suzuki, ia menyeret Suzuki ke pohon dan mengikatnya. Kang Woo meminta agar Suzuki bicara. Kang Woo terus menekan Suzuki.

Kang Woo akan memukulnya, Joong Ki datang dan mencegahnya. Ia mempertanyakan Anda akan membunuhnya. Ia meminta Kang Woo sadar, Kang Woo seperti akan memukul Joong Ki.

Suzuki di bawa ke kantor polisi. Sakarai Ryoji menghampiri media yang sudah menunggu. Ia mengatakan kalau kami akan menyampaikan detailnya saat konferensi pers resmi. Ia meminta agar mereka pergi.

Se Young di telepon mengatakan kepada ibunya kalau ia baik-baik saja, ibu tidak perlu datang. Mi Ae sudah siuman dan dibawa ke rs. Ia meminta ibunya jangan menangis. Ibu Se Young ternyata bersama Seo Yool.

Joong Ki dan Gwang Soo menatap Se Young dari kejauhan. Mereka merasa lega. Joong Ki mengatakan siapa sangka berwisata bisa sangat berbahaya. Ia mempertanyakan di mana Kwon Joo.

Sakarai Ryoji mempertanyakan kalau pelakunya bertanggung jawab atas hilangnya ibu dan anak di Hokkaido itu. Rekannya mengatakan kami sudah memastikan identitas korban yang selamat. Ternyata dia adalah Kobayashi Yasumi yang hilang setelah berwisata ke Osaka.

Kang Woo teringat kejadian tadi sambil menatap tangannya yang berlumuran darah. Kwon Joo menatap Kang Woo. Flasback, Kwon Joo mendengar percakapan Kang Woo ditelepon tadi di mobil tadi bersama seorang pria.

Pria itu mengatakan sudah ia selidiki, bandar pengunggah vidionya tidak terlacak karena dia bersembunyi.

Kwon Joo mengajak Kang Woo bicara. Ia menambahkan kalau ia tahu Kang Woo menerima telepon di mobil saat menuju lokasi Se Young. Ia juga mendengar pembicaraan kalian.

Kang Woo mengatakan saat Je Soo membakar hostel pelajar itu, ada mobil yang megawasi kita. Saat itulah ia sadar ada orang lain yang mendalangi ini. Dalam catatan kerja Je Soo tertulis dia mengirim peti kayu ke kotak pos di Osaka setiap awal bulan. Pemilik kotak pos itu sudah bertahun-tahun menghilang.

Kang Woo mengawasi seorang pria. Mereka broker Dark Web. Kang Woo menulis di catatannya, “Tomoyuki.” Kang Woo mengancam Tomoyuki.

Kwon Joo mempertanyakan mereka menjual potongan tubuh. Kang Woo mengatakan Je Soo bagian dari situs Auction Fabre. Itu tempat pelelangan film sadis ekstrem, potongan tubuh dan tanda mata dari pembunuh berantai setelah menerimanya dari bandar videonya.

Kwon Joo mengatakan tidak masuk akal, mereka bukan manusia tapi iblis. Ia mempertanyakan apa kepolisian Jepang tidak tahu soal ini, mereka harus ditangkap.

Ketika menelepon Komisaris, sepertinya Kang Woo merasa pusing. Ia segera masuk ke sebuah ruangan, Kwon Joo memperhatikan kejadian itu. Kang Woo menyuntikkan sesuatu ke tubuhnya. Ia sepertinya mulai tenang.

Komisaris mengatakan tampaknya dia punya alasan, tapi kita tidak bisa mempercayai asumsi sepihak. Kwon Joo mengatakan ini kejahatan siber internasional terhadap kemanusiaan.

Kwon Joo mengatakan kepada Kang Woo kalau ini baru awal, kita pasti akan membalas mereka. Ia berharap kamu berada di sisiku saat momen itu tiba.

Sakurai Ryoji memasuki kediaman Kang Woo. Ia meminta agar pemilik tidak memberitahu Kang Woo kalau ia kemari. Pemilik membukakan gembok kamar Kang Woo.

Seorang nenek ketakutan dan bersembunyi di bawah anjang. Dok Ki masuk ke ruangan itu. Ia mempertanyakan kenapa nenek di sini. ia meminta nenek berdiri.

Dok Ki menerima pesan dari Kumbang penggali yang mempertanyakan tempat bersembunyi. Dok Ki mengatakan tentu saja. Tapi nenek=nenek di sini menjengkelkan.

Kwon Joo mengatakan kepada Kang Woo kalau masalah kehilangan kesadaran jangan khawatir. Ia juga akan bertanggung jawab dan membantu pengobatan.

Sakurai Ryoji ke ruangan sebelah, ia menemukan alat-alat yang digunakan untuk operasi bedah. Berbagai alat menakutkan lainnya dan ada rantai-ratai dan tali juga. Tempat itu menyeramkan.

Polisi sedang menonton berita tentang kepolisian Osaka yang mengumumkan menangkap Takahiri Kenichi, pembunuh berantai. Je Soo berjalan menuju selnya, ia melihat sekilas berita itu. Dalam berita itu menambahkan tentang Kang Woo yang telah hilang delapan bulan ditemukan di Jepang.

Je Soo berada di dalam sel. Ia berkata kalau dia kembali, Kousuke.

Selanjutnya di Sinopsis Voice 3 Episode 3 Drama Korea

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

nineteen − four =