Beranda Sinopsis Sinopsis Voice 3 Episode 1 Drama Korea

Sinopsis Voice 3 Episode 1 Drama Korea

Sinopsis Voice 3 Episode 8 Serial Drama Korea
Drama Korea Voice 3
Topnes.net Sinopsis Voice 3 Episode 1 Drama Korea, pada cerita disesi awal film Drakor Voice 2 bercerita tentang kejadia setelah delapan bulan pengeboman Hostel Pelajar Yeongseok-dong.

Seorang pria bertopeng memutar musik. Terdengar suara pria itu, “Terkadang penderitaan hebat bisa menjadi inspirasi.

Kini aku akan memberimu penderitaan.

“Dia memegang tali dan mengatakan itu memalukan, inspirasi semacam itu tidak dapat membantu Anda melukis, wanita yang menggunakan pertanyaan Jepang dendam Anda menyelamatkan saya.

Dia akan memberi Anda cat yang Anda inginkan. Dia memohon padanya untuk tidak membunuhnya.

Lukisan Anda berjudul “Gadis tanpa bibir”. Tebak harganya. Mungkin dia akan membiarkan Anda hidup jika hipotesis Anda benar. Wanita itu berkata dia tidak tahu.

Dia tidak akan membocorkannya, dia meminta untuk dibebaskan.

Pria itu memutar sesuatu, tetapi suaranya tidak jelas. Wanita itu berkata dia benar-benar tidak tahu. Dia bertanya-tanya apa yang salah dengan pengalaman itu.

Pria bertopeng itu mengatakan ternyata Anda benar-benar tidak tahu, terlalu buruk. Pria itu menarik tuas dan jeritan seorang wanita datang. ada tato di tangannya.

Melihat seorang pria berjalan, ada juga tato di tangannya.

Seorang pria memberi tahu Yamada bahwa itu jelas merupakan pilihan yang menarik.

Tiba-tiba, dia ingin menarik dan menjual gudang ini dengan cepat. Yamada mengatakan Kaneki Yukito adalah seorang artis terkenal dengan “Gadis Tanpa Bibir”.

Kenapa dia ingin pensiun? Pria itu berkata aku tidak tahu, artis itu susah ditebak. Mereka memasuki gedung dan kemudian pindah untuk melihat bangunan itu. Tapi tiba-tiba, mereka menemukan sepotong tubuh, Yamada mengatakan itu bisa menjadi kepala manusia.

Anda dapat melihat kartu ID Kang Woo. Mereka segera lari. Lihatlah tulisan bunga langit di dekat bagian tubuh.

Kwon Joo di ruang ganti, dia bersiap dengan pakaian. Kembali ke cerita, Kwon Joo mengambil perekam di atas mainan itu. Kang Wo meminta Kwon Joo untuk tidak menyentuh apa pun dan keluar. Kwon Joo melihat tampilan waktu nol. Dia merasakan telinganya berdengung lagi.

Petugas mengatakan kepada dokter kalau saat dia dibawa kesini, kepala dan organ dalamnya cedera. Kakinya juga patah, ia ragu dia bisa bertahan. Terlihat Kwon Joo sedang melakukan treadmill. Petugas mengatakan kalau dia kini sudah bisa rawat jalan. Dia memang wanita tangguh.

dokter mengatakan kalau menyelamatkan orang lain bukan tugas mudah. Seharusnya dia tidak memforsir dirinya. Katanya dia menanyaimu tentang tinitus. Petugas mengiyakan, terkadang dia mendengarkan suara berdenging yang disusul keheningan selama beberapa detik. dokter mengatakan apa itu dampak dari ledakan.

Kwon Joo mendapat telepon dari Eun Soo yang mempertanyakan Anda ada di tempat rehabilitasi. Ia mengatakan kami mendapat laporan pemerasan soal penculikan Kang Woo. Saat ini petugas baru saja tiba di TKP. Kwon Joo mengatakan ia akan segera ke sana.

Kwon Joo mempertanyakan kalian melihat Kang Woo. Joong Ki mengatakan tidak, tapi pintu masuk ada lukisan dan susunan lilin di luar. Mungkin dia orang religius. Kwon Joo mengatakan situasi di dalam tidak diketahui, berhati-hatilah. Joong Ki mengajak Gwang Soo masuk.

Mereka memantau dari sisi CCTV. Joong Ki dan Gwang Soo mengelilingi tempat itu. terlihat seorang pria mengawasi mereka dari bawah.

Kwon Joo menemui Komisaris. Ia mengatakan kalau Bang Je Soo dalangnya. Komisaris mengatakan sudah delapan bulan penyelidikan kasus ini buntu. Pembubaran tim adalah solusi terbaik. Lagi pula kita tidak menemukan petunjuk satu pun. Mungkin dia pergi atas kemauan sendiri. Hanya kamu yang tidak mau menerimanya.

Jangan buang-buang anggaran atau tenaga lagi untuk kasus ini. Komisaris akan pergi, namun Kwon Joo mempertanyakan apa ini karena ayahnya pembunuh. Kang Woo bekerja lebih keras dari polisi mana pun untuk membebaskan dirinya dari stigma itu. Dia korban dari prasangka dan menghadapi kebencian dari yang lain. Ia paham rasanya.

Joong Ki mengatakan bukankah pembubaran tim berarti penyelidikan harus dihentikan. ini konyol sebaiknya aku. Gwang soo mengatakan tapi tahu tidak beredar rumor konon Kang Woo kabur karena Bang Je Soo bisa membuktikan pembunuhannya. Joong Ki mengatakan tidak masuk akal, mana mungkin Kang Woo kabur setelah melakukan tidak kriminal dengan penuh emosi begitu. Jangan ikut bergunjing. Na Hong Soo menghampiri mereka dan berkomentar kalian tampak kusut. Ia mempertanyakan di mana Kwon Joo. Gwang Soo mengatakan kalau dia menemui Komisaris.

Hong Soo mengatakan jangan memusingkan pembubaran tim. Dan Kang Woo, dia ditektif sejati. Dia tidak akan pergi mendadak tanpa sebab. Mari kita percaya dan tunggu dia.

Eun Soo mempertanyakan kepada Seo Yool bagaimana pencariannya. Seo Yool mengatakan ia memeriksa setiap kamera di setiap bandara dan pelabuhan sejak Juni, namun nihil. Ia mempertanyakan bagaimana jika Kang Woo dikubur atau semacamnya. Kwon Joo datang dan mengatakan daripada memikirkan itu, sebaiknya mencari solusi. Seo Yeol mengatakan Si Bibi Cantik sedang memeriksa jalur penyelundupan. Sebentar lagi kita akan dapat petunjuk.

Seo Yool mendapat telepon dari bibinya. Bibinya mengatakan kalau Se Young menang voucher menginap gratis. Dia mengajakku ikut, namun ia tidak bisa meninggalkan warungnya.

Dia berangkat tadi pagi bersama temannya. Anak nakal itu tidak mengangkat teleponku. Minta dia berhati-hati di jalan. Seo Yool mengatakan seharusnya bibi ikut dengannya.

Nanti pasti ia akan beri uang saku. Bibi mengatakan bagaimana ia bisa pergi ke Jepang dengan kondisi ini. Bagaimanapun anak manja itu pasti sedih karena hanya dia di antara teman-temannya yang belum pernah ke Jepang. Lagi pula apa gunanya penginapan gratis. Toh akhinya tetap menggunakan uang.

Anak itu tidak paham perasaanku. Karena ada pembeli ia meminta Seo Yool melakukan permintaannya.

Se Young dan rekannya ada di bandara. Ketika sedang foto-foto ia mendapat telepon dari Seo Yool. Ia mengatakan pasti ibunya yang menyuruhnya menelepon. Se Young mengatakan kalau ia sibuk.

Seo Yool mempertanyakan kapan Se Young dewasa. Ia mengatakan kepada Kwon Joo coba lihat ini. Ia belum yakin, namun ia merasa Kang Woo dibawa oleh mereka dan naik kapal penyelundupan ke Jepang.

Eun Soo mengatakan kepada Kwon Joo kalau ada telepon dari Konsulat Korea di Osaka. Kwon Joo menerima telepon itu. Pria itu mengatakan kalau ia detektif Jo Young Choon dari Konsulat Korea di Osaka.

Kwon Joo mempertanyakan ada perlu apa Konsulat dengan kami.

Young Choon mengatakan mayat seniman wanita, Kaneki Yukiko ditemukan terpotong-potong di dalam gudang seninya. Namun tanda pengenal Kang Woo ditemukan di TKP.

Jika Kang Woo pelakunya, ini bisa menyebabkan masalah diplomatik besar. Kwon Joo mengatakan kalau ia akan segera ke sana. Eun Soo mempertanyakan ada apa. Kwon Joo mengatakan kalau tanda pengenal Kang Woo di temukan di sebuah TKP di Osaka.

Kwon Joo menghubungi Joong Ki dan Gwang Soo dan memberitahu kalau tanda pengenal Kang Woo ditemukan di sebuah TKP di Osaka. Tiba-tiba telinga Kwon Joo berdengung lagi. Ia lalu meminta Eun Soo mengambil alih pusat.

Detektif Jepang Sakarai Ryoji menatap tanda pengenal Kang Woo. Young Choon menghampiri mereka dan mengatakan kalau kolega Kang Woo akan datang. Ia mempertanyakan ada petunjuk lain.

Sakarai Ryoji mengatakan seperti yang terlihat kondisi mayatnya terlalu buruk. Petugas mengatakan kalau pelakunya bukan orang gila biasa. Tubuh, bahu, pergelangan tangan dan pergelangan kakinya dipotong menjadi 14 bagian sendi. Potongan disusun seperti bunga dengan kepala berada di tengah. Pelaku pasti menganggap dirinya seniman.

Se Young dan rekannya sampai di penginapan. Mereka diantar ke kamar mereka oleh seorang pria. Namun tempatnya sangat berbeda dibandingkan foto-fotonya. Se Young mempertanyakan bagaimana bisa kamar begini berharga 3.000 dolar.

Di luar rekannya kamu gila, dia terlihat mesum. Se Young menemukan tempat penginapan murah. Ia menelepon dan mempertanyakan apa ini Suzuki. Ia melihat Ryokan Anda di Happy House.

Kwon Joo, Joong Ki dan Gwang Soo sampai di Jepang. Mereka di jemput oleh Young Choon. Di dalam mobil Young Choon mengatakan kalau detektif yang mengurusnya Sakarai Ryoji.

Young Choon mendapat telepon tentang penipuan lewat aplikasi perjalanan. Namun ia mengatakan kalau tidak bisa berbuat apa pun. Ia meminta agar menghubungi kepolisian. Young Choon mendapat telepon lagi, lalu memberitahu kalau Kang Woo sudah ditemukan.

Di dalam mobil Se Young mengatakan kalau ia disuruh menghubungi kepolisian. Suzuki mempertanyakan tidak bisa dilaporkan ya. Tidak kusangka kalian ditipu begitu tiba di sini. Semoga kaiseki yang lezat bisa menyemangati kalian, istriku pintar memasak. Se Young mengatakan benarkah, terima kasih. Rekannya mempertanyakan apa. Se Young mengatakan kalau istrinya akan masak kaiseki untuk kita.

Petugas mengatakan dia sulit dilerai saat memukuli pejalan kaki saat di dekat TKP. Ternyata mereka menemui Kang Woo yang terkapar dan di borgol.

Kang Woo akhirnya sadar, dokter menghamprinya namun ia menepisnya. Ia mengamuk dan meminta petugas melepaskan borgolnya. Ia melepaskan infusan lalu menyandra petugas dengan mengancam dengan jarum infus. Petugas menelepon Sakarai Ryoji dan memberitahu kalau Kang Woo mengamuk.

Kwon Joo dan lainnya sampai di rs. Young Choon menjelaskan dia ditangkap di dekat TKP pembunuhan Kaneki Yukiko saat memukuli pejalan kaki, lalu dia pingsan.

Kang Woo mengambil pisau dan mengancam petugas. Ia meminta agar melepas borgolnya. Sakarai Ryoji dan laiinya datang, lalu menodongkan pistol. Kwon Joo dan lainnya akhirnya datang.

Dalam perjalanan Kwon Joo dan lainnya berpapasan dengan seorang pria. Pria itu menghampiri Sakarai Ryoji dan mempertanyakan apa pria yang barusan pergi pembunuh Yukiko.

Joong Ki mengatakan teganya kamu mengejutkan kami begini. Kami kira kamu diculik. Apa kamu tidak bisa mengakses berita dari tempatmu. Selama delapan bulan terlahir, tim kita dalam kondisi teramat sangat darurat. Gwang Soo membenarkan, syukurlah kamu masih hidup. Ia mempertanyakan apa yang kamu lakukan selama ini.

Kang Woo mengatakan kamu masih terbiasa menganggapku rekanmu karena kita bekerja sama beberapa pekan. Saat itu ia mampu menyelesaikan semuanya bahkan tanpa bantuanmu. Kwon Joo mengatakan ia merasa kamu tidak memahami situasinya. Tapi jika kamu tidak menjelaskannya, ketahuilah bahwa situasi lebih buruk mungkin bisa terjadi. Young Choon membenarkan, Anda dilarang pergi sebelum investigasi berakhir.

Di luar Young Choon mendapat telepon dari Se Young yang minta tolong karena ada yang coba membunuhku. Karena suaranya lirih Kwon Joo mengambil alih. Kwon Joo mengatakan kepada Se Young silahkan berbisik ulangi lagi. Se Young mengatakan ia berada di Ryokan Morinoiae di Atando. Ia merasa pemiliknya membunuh putrinya sendiri.

Kwon Joo meminta Eun Soo memeriksa nomor telepon. Lalu cek apa orang ini ada di Ryokan Morinoiae, Atando, Osaka. Ia menambahkan saat ini nyawanya sedang terancam. Eun Soo mengatakan namanya Se Young, dia terbang ke Jepang pagi ini.

Kwon Joo mengatakan kalau rekanku bilang dia adalah sepupumu. Kang Woo menatap mereka dari kejauhan. Kwon Joo menambahkan katanya kamu ke hotel di Udenpogu, alamatnya berbeda.

Dalam perjalanan Kwon Joo meminta Se Young jangan khawatir polisi Korea menuju ke sana. Ia meminta Se Young menceritakan secara detail. Se Young mengatakan tempat ini ryokan tradisional. Katanya namanya Suzuki.

Suzuki mengantar mereka ke kamar. Suzuki memanggil Mari dan mengatakan ada tamu. Mari diam saja. Namun Suzuki mengatakan baiklah. Suzuki mengatakan kalau Mari akan menemui kalian saat makan malam nanti. Suzuki menunjukkan kamar mereka.

Kwon Joo mengatakan kalau kami akan menyelamatkanmu, tunggu sebentar lagi. Kwon Joo meminta agar Se Young mengaktifkan ponselnya dan sms saja. Kang Woo mendapat telepon.

Mereka sampai di lokasi. Young Choon menjelaskan kepada petugas kalau mereka tim khusus di Korea, Tim Golden Time. Young Choon mengatakan kalau mereka polisi dari Desa Pemandian Air Panas Atando. Joong Ki dan Gwang Soo segera bergerak.

Dari dalam mobil Kang Woo mengatakan kamu masih sama, tidak peduli apa pun saat menyelamatkan orang. Kwon Joo mengatakan kurasa itu lebih baik dari orang yang bicaranya berubah, sulit dipercaya kamu kemari sebagai imigran gelap. Kang Woo mengatakan isi pikiran orang lain tidak bisa dibaca. Jangan terlalu mudah percaya.

Di kantor Seoul mereka mendengar suara Kang Woo. Eun Soo mempertanyakan kepada Kwon Joo kamu menemukan Kang Woo. Seo Yool mengatakan syukurlah Anda selamat, ia meminta agar menolong sepupunya. Kwon Joo mengatakan kalau Kang Woo belum boleh bergabung di kasus ini. Ia meminta Seo Yool mengecek data di aplikasi yang Se Young terakhir pakai, Happy House.

Joong Ki melaporkan kepada Kwon Joo kalau mereka sudah sampai. Kwon Joo mengirim pesan kepada Soo yeong kalau polisi sedang masuk ke Ryokan.

Suzuki akhirnya berhasil menemukan Se Young. Ia menyeret Se Young, Kwon Joo mendengarnya. Kwon Joo yakin pasti salah satu dari ryokan ini, tiba-tiba kupingnya berdengung lagi. Kang Woo keluar dari mobil dan mengatakan itu suara dari shishi odoshi. Ryokan milik pembunuh itu pasti punya pancuran air jepang, shishi odoshi. Pasti ada kolam juga. Anggap ini hadiahku sebelum mengundurkan diri. Lagi pula setelah ini, kita tidak akan bertemu lagi.

Selanjutnya di Sinopsis Voice 3 Episode 2 Drama Korea

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

4 × one =