Beranda Sinopsis Sinopsis THE LAST EMPRESS Episode 16 Drama Korea

Sinopsis THE LAST EMPRESS Episode 16 Drama Korea

Sinopsis THE LAST EMPRESS Episode 19 Drama Korea
Sinopsis THE LAST EMPRESS
Topnes.net – Sinopsis THE LAST EMPRESS Episode 16 Drama Korea, pada cerita di episode sebelumnya, Kaisar tiba tiba marah saat nenek suri menuduhnya terlibat dalam kematian permaisuri So Hyun.

Ia bahkan tak segan mengancam akan membunuh neneknya sendiri.

Lanjut di Sinopsis THE LAST EMPRESS Episode 16, Permaisuri mencari apakah masih ada pelayan permaisuri So Hyun yang masih tinggal di istana, ternyata Seo Kang Hee lah orangnya.

Oh Ssu Ni ingin tau tentang penyebab kematian So Hyun.

Seo Kang Hee berkata sebelum permaisuri So Hyun meninggal, ia melihat permaisuri dan kaisar bertengkar karena kaisar curiga permaisuri So Hyun berselingkuh.

Ketika ditanya kondisi kesehatan permaisuri So Hyun, Seo Kang Hee menjawab bahwa mendiang permaisuri sangatlah sehat dan tak ada riwayat penyakit jantung.

Permaisuri mengucapkan terima kasih dan akan membalas jasanya, tetapi Seo Kang Hee dengan segera meminta balasan itu saat itu juga.

Seo Kang Hee meminta perlindungan permaisuri karena ibu suri berniat mengusir dan bahkan membunuhnya.

Seo Kang Hee menjelaskan bahwa Putri Ari sebenarnya adalah anak kaisar dan anaknya sendiri.

Ia membawa serta bukti tes DNA yang memperlihatkan bahwa Putri Ari adalah benar anak dari kaisar Lee Hyuk dan Seo Kang Hee.

Seo Kang Hee kemudian memohon ampun pada nenek suri atas apa yang dilakukannya.

Ia berkata bahwa alasannya menyembunyikan itu semua hanya untuk melindungi anaknya, putri Ari.

Seo Kang Hee mengungkapkan penyesalannya telah mengkhianati permaisuri So Hyun dan jatuh cinta pada kaisar.

Putri Ari kemudian sadar bahwa ia anak kaisar, meski ia bingung siapa ibunya.

Permaisuri Oh Ssu Ni kemudian mengkonfrontasi ibu suri dan berkata ia akan membongkar semua kejahatan dan rahasia di kerajaan.

Ibu suri menyuruhnya diam saja dan hidup dengan tenang, namun Oh Ssu Ni tidak memilih jalan itu.

Sementara itu, kaisar berniat membongkar dana taktis yang dimiliki ibu suri.

Ia mendapatkan dokumen untuk diserahkan pada wartawan.

Namun, seseorang masuk ke kamar kaisar dan menukar dokumen tersebut.

Saat Min Yu Ra menyerahkan dokumen itu pada wartawan, ia baru sadar dokumennya tertukar.

Chun Woo Bin kemudian memberikan laporan keuangan itu pada ibu suri.

Ibu suri heran mengapa Chun Woo Bin memberikan dokumen itu meski ia kaki tangan kaisar.

Chun Woo Bin dengan polos bekata bahwa dokumen itu pasti penting bagi ibu suri dan sanagt berbahaya jika sampai bocor.

Ibu suri pun kemudian bertanya pada Chun Woo Bin apakah ia keberatan jika ibu suri mencarinya saat butuh bantuan.

Chun Woo Bin dengan senang hati bersedia.

Kaisar yang tahu dokumennya tertukar langsung mengamuk.

Ia kemudian memerintahkan Chun Woo Bin untuk mencari tahu siapa pelakunya.

Ia juga mencopot lencana kepala pengawal istana dan memilih untuk lebih mempercayai Chun Woo Bin.

Permaisuri telah bertekad untuk mengungkapkan kebenaran.

Ia akan membongkar kejahatan siapa di baliknya serta insiden yang membuat permaisuri So Hyun meninggal.

Kaisar mengancam namun tak dipedulikan oleh Oh Ssu Ni.

Oh Ssu Ni kemudian melirik bekas luka di tangan Chun Woo Bin.

Oh Ssu Ni mengenali bekas luka itu karena orang itulah yang telah menukar dokumen keuangan ibu suri.

Putri So Jin bertemu dengan Chun Woo Bin saat ia berenang di kolam pada malam hari.

Ia kaget dan kakinya menjadi kram saat melihat Chun Woo Bin ada di kolam itu juga.

Chun Woo Bin sigap menolong, putri So Jin menjadi malu-malu sekaligus cari perhatian.

Nenek suri mulai bertindak, ia berjanji pada permaisuri bahwa ia akan menyelesaikan kasus yang menimpa permaisuri Oh Ssu Ni dan juga permaisuri So Hyun.

Namun, nenek suri justru membawa permaisuri Oh Ssu Ni keluar istana untuk tinggal di villa sementara waktu.

Oh Ssu Ni tentu saja menolak, tapi ia tak bisa berbuat apa-apa.

Nenek suri mulai bertindak, ia berjanji pada permaisuri bahwa ia akan menyelesaikan kasus yang menimpa permaisuri Oh Ssu Ni dan juga permaisuri So Hyun.

Namun, nenek suri justru membawa permaisuri Oh Ssu Ni keluar istana untuk tinggal di villa sementara waktu.

Oh Ssu Ni tentu saja menolak, tapi ia tak bisa berbuat apa-apa.

Nenek suri turut marah karena ibu suri berbohong soal Putri Ari.

Nenek suri kemudian memutuskan untuk mengadakan rapat darurat istana.

Bagian urusan internal istana akan mengupas tuntas tentang insiden permaisuri yang didorong ke sungai, hubungan gelap kaisar dan Min Yu Ra, anak kaisar hasil perselingkuhan dengan Seo Kang Hee, serta penyidikan ulang kematian permaisuri So Hyun.

Nenek suri berniat membongkar semuanya.

Ibu suri memohon nenek suri untuk tidak melakukannya karena beresiko menghancurkan keluarga istana.

Tapi tekad nenek suri sudah bulat.

Ibu suri menemukan fakta baru.

Pengawal Choi berkata ia melihat permaisuri bersama seorang pria yang familier.

Pria tersebut adalah ayah So Hyun, yaitu kepala pengawal Byun.

Chun Woo Bin melihat seseorang yang mencurigakan di istana.

Ia mengenakan topi, jaket dan sepatu sneakers.

Chun Woo Bin kaget saat melihatnya.

Sementara itu, permaisuri mendatangi kamar nenek suri untuk menanyakan bagaimana masakan yang ia bawakan sebelumnya.

Permaisuri meminta maaf atas kata-katanya yang menyinggung dan berterima kasih karena telah membebaskan ayahnya.

Namun saat diajak berbicara, nenek suri tak kunjung merespons.

Permaisuri kemudian membangunkan nenek suri namun terkejut melihat nenek suri yang terbujur kaku dengan luka tusuk di dadanya.

Di saat yang sama, kaisar masuk ke ruangan dan melihat Oh Ssu Ni yang panik karena nenek suri terbunuh.

Selanjutnya di Sinopsis THE LAST EMPRESS Episode 17 Drama Korea

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

fourteen − 12 =