Beranda Sinopsis Sinopsis Angel’s Last Mission: Love Episode 11 Drama Korea

Sinopsis Angel’s Last Mission: Love Episode 11 Drama Korea

Sinopsis Angel’s Last Mission: Love Episode 15-16 Drama Korea
Angel,s Last Mission: Love

Topnes.net – Sinopsis Angel’s Last Mission: Love drama korea, update lanjutan sinopsis, Angel’s Last Mission: Love/Dan, Only Love episode 11. Berikut lanjutan K-Drama sinopsis Angel’s Last Mission: Love Episode 11.

Kang Woo melihat siluet Yeon Seo menari dan mirip dengan istrinya yang menari. Karena wajah Yeon Seo terlihat sama dengan wajahnya.

Orang mengatakan bahwa hidup tidak dapat diprediksi. Siapa yang akan berpikir? Warga desa yang tidak bersalah, Giselle, akan jatuh cinta, dikhianati dan menjadi gila.

Wanita cantik itu sedang menari balet, berjudul Gissele. Dan saat menari, dia menceritakan kisah Giselle ke Kang Woo.

Angel’s Last Mission: Love

Sama seperti bagaimana aku tidak tahu akan bertemu, menemukan, dan jatuh cinta padamu. Sama seperti bagaimana kita tidak akan tahu seperti apa akhir cerita kita.

Seperti dalam tariannya, dimana Giselle meninggal. Seperti itu jugalah hidup si Wanita berakhir, dia meninggal didepan Kang Woo.

Tarian Yeon Seo mengingatkan Kang Woo pada sosok Wanita-nya. Karena itulah dia memeluk Yeon Seo, dan menepuk2 pelan punggungnya.

Baca juga: Sinopsis Angel’s Last Mission: Love Episode 10 Drama Korea

Ketika Yeon Seo melepaskan pelukannya, barulah Kang Woo tersadar. “Kerja bagus. Sungguh,” puji Kang Woo sambil meneteskan setetes air mata.

Kang Woo berlutut dihadapan Yeon Seo dan memegang tangannya.

Tepat disaat itu, Kim Dan tanpa sengaja keluar dari persembunyiannya.

Kang Woo memberikan waktu untuk Yeon Seo memarahi Kim Dan yang bersalah. Dia berdiri sedikit jauh dari mereka berdua. Memandangin pantai.

Yeon Seo kemudian menanyakan, apakah Kim Dan senang melihatnya secara diam2, dia pasti terlihat seperti orang bodoh yang begitu mudah tertipu dan menari dimata Kim Dan.

Dan Yeon Seo pun menyarankan agar Kim Dan diam saja, karena Kim Dan tidak berguna. Kim Dan tidak bisa mengemudi, tidak bisa bermain judo, tapi Kim Dan malah berniat untuk membuatnya gugup. Jadi lebih baik Kim Dan jangan mengikutinya.

Dalam perjalanan. Didalam mobil. Kim Dan mendengarkan, dan mencoba menyimak pembicaraan Kang Woo serta Yeon Seo mengenai Fantasia Night.

Kang Woo mengajak Yeon Seo untuk datang ke Fantasia Night. Untuk menunjukan kepada para sponsor siapa Balerina Utama di Fantasia.

Dengan sarkastik Yeon Seo menanyakan apa yang harus dipersiapkannya, sebuah gaun yang mencolok atau senyum.

Dan Kang Woo membalas agar Yeon Seo tidak perlu sarkastik begitu, karena tidak semua sponsor itu buruk. Serta dia tidak akan pernah membuat balerinanya berdiri sebagai bunga, tidak sekali pun.

Dan kepada Kang Woo dia mengatakan, “Ini tidak diperlukan. Apa menurutmu ini sebabnya aku…” perkataan Kim Dan terputus, karena Kang Woo tiba2 mengebut.

Dihari hujan. Seorang anak Pria (yang bersama Yeon Seo), dia berlari dengan cepat sambil sekali- kali melihat ke belakang, seperti ada yang mengejarnya.

Dan kemudian dia melompat ke dekat tebing untuk bersembunyi disana. Tapi karena dia tidak kuat saat berpegangan pada batu2 ditebing, dia pun terjatuh ke dalam laut.

Kim Dan terbangun dengan kaget.

Yeon Seo menanyakan, bagaimana Kim Dan bisa mengetahui tentang pulau itu, karena dia sendiri bahkan tidak ingat. Dan Kim Dan pun memberikan foto Yeon Seo yang ditemukannya, dia memuji di foto itu Yeon Seo tersenyum cerah dan cantik.

Mendengar kata ‘cantik’ Yeon Seo merasa kesal, dan menyuruh Kim Dan untuk berhenti mengatakan itu. Karena dia takut berharap atau salah sangka lagi bahwa Kim Dan sedang mencoba menggodanya.

Dini hari. Seperti biasa, Yeon Seo pergi ke ruang latihan. Namun sebelum dia mulai menari, dia menempelkan foto dirinya ke dinding.

Pagi hari. Kim Dan mendaftarkan diri untuk latihan mengemudi. Dan ternyata orang yang mengajarinya adalah Hoo. Awalnya Kim Dan tidak menyadarinya, tapi kemudian saat dia melihat laporan pribadinya dipegang oleh si Pelatih, barulah dia sadar. Dan dia mengeluh kenapa Hoo selalu mengawasinya.

Dengan santai, Hoo menjentikan jarinya dan memundurkan waktu ke saat sebelum Kim Dan melanggar garis pembatas. Lalu dia menyuruh Kim Dan untuk segera mulai mengemudi lagi.

Dan Kim Dan pun mengeluhkan, bagaimana mungkin malaikat seperti Hoo menipu orang dengan memakai berbagai cara.

Hoo kembali menjentikan jarinya, dan menyuruh Kim Dan untuk mengulangnya lagi. Lalu kali ini secara perlahan, Kim Dan mengemudikan mobilnya.

Dan Hoo berteriak menyemangatinya.

Kejadian tersebut terus diulang2, berkali2, karena Kim Dan selalu melewati garis pembatas, berbelok dengan tidak baik, melanggar lalu lintas, dan gagal.

Hingga akhirnya, setelah berkali2 mengulang, Kim Dan pun berhasil mengemudikan dan memakirkan mobilnya dengan benar. Dan dia pun berhasil.

Namun hal itu membuat mereka berdua sama2 merasa kelelahan.

Dan Hoo pun mengomentarinya, “Tidak heran, kamu selalu menyebabkan masalah. Kepalamu buruk! Kepalamu,” omelnya.

“Aku tidak akan pernah belajar apapun darimu!” protes Kim Dan, kesal. Lalu dia keluar dari dalam mobil, dan pergi.

Hoo mengikuti Kim Dan, dan dia mengomentari Kim Dan yang mulai mirip seperti manusia sekarang, karena Kim Dan benar2 marah.

Dengan kesal, Kim Dan pun menjelaskan bahwa alasan dia marah, karena Hoo terlalu keras kepadanya yang masih pemula, padahal dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan, tapi Hoo malah berteriak dan mengkritiknya terus.

Dengan perhatian, Hoo menjelaskan bahwa dia mengerti kalau ini pertama kalinya Kim Dan menjadi manusia dan berada didalam tubuh manusia, tapi walaupun begitu Kim Dan terlalu berlebihan menurutnya.

Hoo lalu membacakan laporan yang Kim Dan kirimkan kepadanya.

Kim Dan meminta Hoo untuk menolongnya menyelidiki tentang Kang Woo, karena dia mengingikan seorang Tulang Rusuk yang kuat untuk Yeon Seo. Agar Yeon Seo bisa bahagia nantinya.

Kang Woo datang kesuatu tempat penyimpanan. Disana dia membuka lemari miliknya, dan didalamnya ada sebuah guci abu berwarna putih yang bertuliskan nama Choi Seol Hee. Serta cincin, dan sapu tangan pengenalnya.

Flash back

Setelah Kang Woo membuat pengakuan untuk menjadi manusia. Dia dan Seol Hee pulang dengan gembira sambil bergandengan tangan.

Tapi tiba2 saja, petir menyambar dengan keras. Kemudian lampu disekitar mereka meledak, dan padam.

Lalu dua orang malaikat berpakaian putih satu, dan hitam satu, turun dari langit. Dan Kang Woo langsung mendorong agar Seol Hee menjauh darinya, karena itu berbahaya.

Malaikat hitam menarik Kang Woo mendekat dan berlutut dihadapannya. Seol Hee yang melihat itu merasa bingung, karena dia tidak bisa melihat kedua malaikat tersebut, hanya Kang Woo lah yang bisa dilihatnya.

Misi Kang Woo adalah untuk menginspirasi seniman, sehingga mereka akan dapat menggambar sesuatu yang memberi sukacita kepada Dewa.

Namun Kang Woo mengkhianati misi dan bahkan memutuskan untuk meninggalkan kedewaan. Karena itulah, maka Kang Woo akan dihakimin.

Seol Hee ingin mendekat, tapi Kang Woo mengulurkan tangannya dan memintanya agar dia jangan mendekat. Sehingga Seol Hee pun tetap diam ditempatnya.

Melihat raut wajah Kang Woo yang berubah, Seol Hee merasa cemas dan bertanya2 apa yang sebenarnya terjadi, karena dia tidak bisa melihat apapun.

Kang Woo memejamkan matanya, siap untuk menerima hukumannya.
Malaikat hitam mengeluarkan pistolnya, dan menembak.

Kang Woo secara perlahan membuka matanya, karena dia mendengar suara tembakan, tapi dia tidak merasakan kesakitan apapun.

Dan apa yang dilihatnya ketika membuka mata adalah Seol Hee yang berdiri dihadapannya, melindunginnya.

Seol Hee jatuh kedalam pelukan Kang Woo, dan dia mengulurkan tangannya dengan perlahan untuk menyentuh wajah Kang Woo. Tapi dia tidak kuat melakukan itu.

Setelah Seol Hee dikremasi, Kang Woo membawa pulang abu nya.

Dan saat dia pulang ke tempatnya, dia mengingat kembali betapa bersinarnya dan bercahaya nya Seol Hee ketika menari dan tersenyum kepadanya.

Tapi sekarang semua itu telah menghilang, dan menjadi gelap.
Sayap biru disapu tangan Kang Woo berubah menjadi hitam gelap.

Sapu tangan itu diletakan Kang Woo disamping abu Seol Hee.
Kang Woo menaiki kursi, dan berniat melakukan bunuh diri.

Kang Woo mengalungkan tali dilehernya, dan menjatuhkan kursi dibawah kakinya.

Tapi tali itu malah putus, sehingga dia pun tidak jadi mati. Lalu dengan marah, Kang Woo pun memukul- mukul lantai dan berteriak histeris.

Kang Woo mencoba bunuh diri dengan meminum obat tidur dalam jumlah banyak. Tapi dia gagal juga.

Kang Woo menanyakan, apakah ‘damai’ benar2 ada, karena hidup adalah siksaan baginya. Setelah mengatakan itu, Kang Woo berbalik untuk pergi.

Ny. Jung mempertanyakan, apakah Yeon Seo beneran akan pergi. Lalu dia mencarikan ramalan horoskop Yeon Seo, dan membacakannya dengan keras.

Yeon Seo mulai berdandan. Dan Ny. Jung pun tidak memaksa nya lagi untuk tidak pergi, tapi dia mengingatkan Yeon Seo untuk secara resmi mengumumkan bahwa ‘Fantasia adalah milikku.’

Dan mendengar itu, Yeon Seo tersenyum. Lalu dia menyuruh Ny. Jung agar keluar duluan.

Yeon Seo mengambil sebuah pil. Dan memperhatikannya sambil mengingat malam saat Kim Dan menolaknya. Lalu dia meminum pil tersebut.

Flash back
Setelah Kim Dan menolaknya. Malam itu juga Yeon Seo pergi ke apotik untuk membeli obat penenang, atau obat stimulan, obat apapun yang bisa membuatnya tenang.

“Aku sudah terlalu mengandalkan seseorang. Aku mengandalkan orang yang tidak menyukai ku. Aku bukan tipe orang yang mudah terpikat…. Huh, aku pasti sudah gila untuk sesaat,” kata Yeon Seo, lalu dia meminta obatnya.

Flash back end

Kim Dan berusaha memakirkan mobilnya dengan baik, tapi dia tidak bisa. Dan melihat itu, Kang Woo ingin membantunya, tapi Kim Dan menolak, jadi dia pun membiarkan Kim Dan untuk melakukannya sendiri.

Dengan gaya sok, Kim Dan menyetir menggunakan satu tangan supaya terlihat keren didepan Kang Woo. Tapi dia malah semakin buruk. Dan Kang Woo pun memperingatkannya. Tapi Kim Dan malah menyalahkannya.

Yeon Seo keluar. Dan melihat betapa cantiknya dia, mereka berdua sama- sama menjadi terdiam.

Kang Woo serta Kim Dan secara bersamaan berjalan mendekati Yeon Seo, dan tidak sengaja mereka berdua pun saling bertabrakan.

Lalu mereka berdua saling mendesis kesal pada satu sama lain. Dan kemudian tersenyum pada Yeon Seo.

Yeon Seo menanyakan, apakah Kim Dan sudah mendapatkan SIM, dan dengan bersemangat Kim Dan mengangguk mengiyakan.

Sesampainya di pelabuhan. Tn. A memperkenalkan Yeon Seo kepada Ishikawa Seiji, dan dengan sopan Yeon Seo pun menyalamin tangannya serta mengucapkan terima kasih.

Tapi Seiji adalah seorang pria tua genit yang ketika menyalamin tangannya, dia mengelus tangannya juga. Merasakan itu, Yeon Seo merasa sangat kesal, tapi dia menahannya.

Dengan sengaja, Ny. Choi mendekat dan memegang tangan Yeon Seo, mengarahkannya agar menemanin Seiji masuk kedalam kapal bersama.

Akan tetapi Kang Woo langsung menyela mereka, dan memperkenalkan dirinya pada Seiji. Lalu dengan kesal, Yeon Seo pun menepis tangan Ny. Choi.

Kang Woo memberikan lengannya untuk digandeng oleh Yeon Seo. Dan Kim Dan mengikuti mereka dari belakang.

Lalu sesudah masuk ke dalam kapal, Kang Woo meminta Yeon Seo menunggunya sebentar, karena dia harus memeriksa para penari. Dan Yeon Seo membalas bahwa dia bisa masuk sendiri.

Kim Dan memberikan lengannya untuk dipegang. Tapi Yeon Seo menolak, karena sekarang dia sudah bisa berjalan sendiri dengan baik tanpanya.

Dan Kim Dan membalas bahwa dia tahu, tapi Yeon Seo bisa memegang lengannya tetap. Namun Yeon Seo tidak mau memegangnya, dan berjalan pergi duluan.

Kim Dan mengikuti Yeon Seo, dan bersikeras memberikan lengannya. Lalu Yeon Seo pun terpaksa memegangnya.

Setelah Yeon Seo duduk, Kim Dan memperhatikan ke sekelilingnya dengan gelisah. Dia mengingat perkataan dari Ny. Jung. Dan memeriksa seluruh lampu disana.

Seiji serta Tn. A datang dan duduk disebelah Yeon Seo. Kemudian tangan nakal Seiji mau menyentuh Yeon Seo.

Dan melihat itu, Kim Dan langsung menggerakan meja untuk menggertak nya. Sehingga Seiji tidak jadi menyentuh Yeon Seo.

Flash back

“Apa kamu benar2 berpikir bahwa seseorang mungkin akan mencobai melukai Nona? Tapi mereka kan keluarga nya,” kata Kim Dan, bertanya, karena sulit percaya.

“Pikirkan soal itu. Insiden dimana lampu gantung jatuh. Kecelakaan mobil. Dan pecahan kaca terjatuh padanya. Hal menakutkan terus terjadi. Aku hanya khawatir,” jelas Ny. Jung beneran cemas pada Yeon Seo.

Flash back end

Kang Woo memberitahu para penari agar jangan sampai terlalu bersemangat dan cedera. Karena mungkin licin, Kang Woo menyarankan agar mereka mengoleskan banyak resin.

Dan semuanya pun mengiyakan.

Kang Woo menyentuh Kim Dan, lalu dia duduk disebelah Yeon Seo. Dan kemudian Kim Dan pun pergi meninggalkan mereka berdua.

Pertunjukan tari balet dimulai.

Tn. A berbicara pada Seiji bahwa suatu kehormatan bisa bertemu dengan Yeon Seo yang legendaris dari dekat.

Dan dengan ramah Yeon Seo membalas, tentu saja dan mari jaga hubungan baik ini.

Seiji menyadari bahwa Yeon Seo menatapnya, Seiji langsung berbicara menggunakan bahasa korea. “Yeon Seo, suatu kehormatan bertemu denganmu.

Maukah kamu tunjukan pertunjukan singkat?” pintanya sambil mengangkat gelas.

“Itu bukan bagian dari rencana. Kamu harus melihatnya dipanggung yang bagus,” balas Yeon Seo, ikut mengangkat gelasnya. Lalu dia bersulang dengan mereka, dan minum.

“Kami akan memesakan kursi VIP untukmu saat dia comeback. Tolong mengerti,” jelas Kang Woo pada Seiji.

Karena tampaknya Seiji kurang mengerti, Tn. A pun menjelaskan kepadanya menggunakan bahasa jepang. “Dia baru saja menolak. Dia sulit. Dia dihargai mahal.”

“Jika dia benar2 jenius, dia bisa mengejutkan semua orang dengan improvisasi,” balas Seiji.

Ny. Choi memperhatikan dari jauh sambil tersenyum jahat. “Tidak buruk bertahan dengan para berandal itu,” gumamnya dengan sinis.

Pertunjukan selesai. Lalu Ny. Choi memanggil seorang pelayan, dan berbisik kepadanya untuk membawakan apa yang telah dipersiapkannnya.

Selanjutnya di Sinopsis Angel’s Last Mission: Love Episode 12 Drama Korea

***

Sinopsis film Angel’s Last Mission: Love, merupakan film drama korea yang siap tayang mulai bulan Mei 2019. Selain Angel’s Last Mission: Love film ini juga dikenal dengan judul Dan, Only Love, drama yang dibintangi oleh L INFINITE dan Shin Hye Sun.

Nantikan juga info terkini Sinosis lainnya dari Topnes diantaranya Drama Korea, Kungfu, China, Bollywood, Filim Aksi dan Sinetron, Terima kasih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

5 × four =