Beranda Sinopsis Sinopsis Different Dreams Episode 7-8 Drama Korea Part 2

Sinopsis Different Dreams Episode 7-8 Drama Korea Part 2

Sinopsis Different Dreams Episode 17-18 Drama Korea
Sinopsis Different Dreams

Topnes.net – Sinopsis Different Dreams Episode 7-8 Drama Korea part 2, lanjutan cerita sinopsis film drama korea terbaru Different Dreams, Hiroshi duduk di mobilnya yang diparkir di depan sebuah gibang.

Hiroshi menatap jamnya. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.

Ia ingat saat Taro membentaknya, sampai menyiramnya dengan air. Taro bilang, Hiroshi bertanggung jawab atas kematian Nagumo karena mata2 yang membunuh Nagumo, berteman baik dengan Young Jin.

Hiroshi lantas meminum sebuah obat. Setelah itu, ia mengambil sebuah kendi dan menatapnya.

Hiroshi lalu turun dan masuk ke dalam.

Di dalam, Hiroshi minum2 bersama Taro dan para gisaeng.

Taro lantas melihat minuman yang dibawa Hiroshi. Hiroshi berkata, itu minuman suling bernama Fenjiu.

Tapi Taro menyuruh Hiroshi meminumnya duluan.

Hiroshi terkejut.

Taro sepertinya curiga, Hiroshi menaruh racun di minuman itu, apalagi setelah ia menyalahkan Hiroshi atas kematian Nagumo.

Hiroshi terpaksa meminumnya.

Yakin Hiroshi tidak menaruh apapun dalam minuman itu, Taro meminumnya.

Nam Ok sudah tidur. Begitu pula Young Jin.

Won Bong berdiri. Ia berjalan ke arah Nam Ok. Won Bong memegang pundak Nam Ok.

Nam Ok kaget, kau yakin?

Won Bong lantas mengambil pistol Nam Ok dan menyembunyikannya dibalik koran yang ia bawa sebelumnya. Lalu ia berjalan ke arah si penguntit.

“Bisa kita bicara?” tanya Won Bong sambil menodongkan senjatanya pada pria itu.

Pria itu menurut dan mengikuti Won Bong. Young Jin melihat itu.Won Bong membawa pria itu ke gerbong luar. Sambil menodongkan pistolnya ke kepala pria itu, Won Bong tanya, apa mereka saling mengenal. Pria itu menggeleng.

Pria itu patuh, ia melakukannya. Entah apa yang dikeluarkannya, tapi Won Bong dengan cepat, mengambil tindakan. Keduanya terlibat baku hantam.

Pria itu jatuh tapi ia masih berusaha bertahan dengan bergelantungan di tepi kereta. Won Bong menembaknya.

Young Jin melihat itu dari jendela. Ia cemas dan memutuskan menyusul Won Bong. Tapi dihalangi Nam Ok. Seung Jin melihatnya. Tak lama, Won Bong datang. Ia memegang lengan Young Jin, sebelum akhirnya balik ke tempat duduknya.

Young Jin juga balik ke tempat duduknya. Dari jendela, kita melihat Young Jin yang terus memperhatikan Won Bong.

Di Kelab Gyeongseong, Miki sedang bernyanyi di hadapan ribuan pengunjung.

Di dalam sebuah ruangan, Fukuda sudah mabuk, ditemani Oda.

Lalu, Madam Yoo datang. Oda memperkenalkan Fukuda pada Madam Yoo.

Madam Yoo duduk disamping Fukuda. Fukuda berteriak, kalau ia baik2 saja.

Fukuda mau minum lagi tapi gelasnya langsung diambil Madam Yoo.

Fukuda yang mabuk berat, menyenderkan kepalanya ke dada Madam Yoo.

Madam Yoo lalu memanggil anak buahnya dan meminta mereka membawa Fukuda ke kamar sebelah.

Miki selesai bernyanyi. Ia mendapatkan tepuk tangan dari para penonton. Ia pun tersenyum.

Matsuura memaksa masuk ke ruang VIP. Ia mau menemui Oda, tapi dihalangi anak buah Madam Yoo.

Madam Yoo kemudian datang. Anak buahnya melapor, bahwa Matsuura memaksa masuk ke dalam.

Madam Yoo menjelaskan, kalau kelab nya hanya diperuntukkan untuk para member.

Sy bertanya2, Matsuura ini dulunya rakyat Joseon kah? Menilik dari namanya, No Jeong Sul. Kalau iya, gimana bisa dia mengkhianati bangsanya sendiri? Semoga entar ada penjelasan ya siapa Matsuura ini sebenarnya. Si Miki kek nya juga rakyat Joseon.

Madam Yoo membiarkan Matsuura masuk. Oda menatap remeh Matsuura.

Matsuura pun memberi Oda amplop yang isinya foto2 pria konsulat dengan para gisaeng.

Oda sontak kaget melihatnya. Ternyata pria di dalam itu adalah dia sendiri.

Oda kesa, apa maumu?

Matsuura tersenyum licik.

Miki masuk ke kamarnya. Ia berniat menanggalkan kalungnya tapi tak jadi karena menyadari ada orang lain disana.

Miki menoleh dan melihat Fukuda tidur pulas di sofanya.

Miki mendekat dan duduk di atas meja. Ia senyum2 sendiri melihat Fukuda. Ia ingat, Fukuda adalah jaksa yang waktu itu minum di kelabnya.

Miki kemudian melihat tangan Fukuda tergeletak di meja. Miki mengangkatnya dan menaruhnya di atas badan Fukuda.

Fukuda tersentak tapi tidak sampai terbangun.

Miki lalu menyentuh wajah Fukuda. Fukuda kembali tersentak, membuat Miki terkejut.

Fukuda lantas mengigau, menyebut nama Young Jin. Miki tersenyum dan terus memperhatikan Fukuda.

Hiroshi dan seorang gisaeng memapah Taro keluar dari gibang menuju mobil.

Taro meminta maaf pada Hiroshi karena harus memberikan posisi direktur pada orang lain. Ia minta Hiroshi mengerti.

Taro tertawa puas, lalu pergi dengan sopirnya. Setelah sopir pergi, Hiroshi menatap ke arah gisaeng. Gisaseng itu pun segera masuk bersama teman2nya. Tak lama setelah mereka semua pergi, Hiroshi mulai mual.

Maru memberikan Hiroshi air. Setelah muntah dan meminum sedikit air, Hiroshi mulai agak tenang.

Paginya, Hiroshi masuk kerja seperti biasa.

Ishida, salah satu dokter di rumah sakitnya, menerobos masuk ruangannya.

Hiroshi pura2 kaget, bagaimana bisa?

Ishida pergi. Setelah Ishida pergi, Hiroshi menyuruh Maru menjadwalkan pertemuannya dengan Kenta.

Matsuura menunjukkan foto2 Oda dengan gisaeng ke Kenta.

Kenta tanya, apa yang Matsuura dapat dengan itu?

Matsuura yakin, benar sekali.

Tim Young Jin tiba di Manchuria Utara. Mereka melintasi gunung dengan menunggangi kuda, menuju tempat persembunyian Tae Joon.

Oda memberitahu Fukuda kalau Young Jin pergi ke Manchuria.

Fukuda membela Young Jin. Ia bilang, Young Jin adalah warga sipil dan mereka tidak bisa menguntitnya tanpa bukti.

Young Jin cs berhenti sejenak. Young Jin lalu tanya, apa Won Bong melakukan itu di kereta.

Won Bong kembali melajukan kudanya, diikuti Nam Ok, Seung Jin dan terakhir Young Jin.

Mereka akhirnya tiba di tempat Tae Joon yang letaknya di perbukitan.

Young Jin cs melihat tempat tinggal Tae Joon. Disana, juga hidup beberapa rakyat Joseon.

Tak lama, mereka kedatangan beberapa pasukan yang salah satu diantaranya terluka.

Young Jin cs pun langsung mengikuti mereka masuk ke dalam.

Won Bong tanya, apa yang terjadi.

“Kami disergap tentara Jepang di Gwandong.” ucap salah satu dari mereka.

Asisten Tae Joon yang membantu Tae Joon menangani pasien, menjerit melihat darah.

Young Jin langsung mengambil alih. Ia minta kain kasa.

Tae Joon kaget melihat Young Jin. Young Jin tegang melihat Tae Joon.

Won Bong terus melihat Tae Joon.

“Aku perlu menemui Dokter Yoo Tae Joon.” ucapnya dalam hati.

Tae Joon memberikan Young Jin alkohol untuk mensterilkan tangan. Lalu ia kembali bekerja, mengurusi luka tembak pria itu.

Young Jin kembali memandangi Tae Joon.

Persembunyian Tae Joon ketahuan. Tae Joon tewas tertembak.

Won Bong dan Young Jin membalas kematian Tae Joon. Young Jin menembak pria yang membunuh Tae Joon.

Oda menyuruh Fukuda mencari tahu pria yang bersama Young Jin.

Fukuda melihat Young Jin bersama Won Bong.

Selanjutnya di Sinopsis Different Dreams Drama Korea Episode 9-10 Part 1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

four × 2 =